Kisah-kisah Alkitab jadi bacaan wajib murid sekolah negeri di Texas, memantik polemik

Sumber gambar, AFP via Getty Images
- Penulis, Kwasi Gyamfi Asiedu
- Telah diterbitkan
- Waktu membaca: 3 menit
Dewan pendidikan di Texas, Amerika Serikat, baru-baru ini menyetujui rencana untuk menjadikan kisah-kisah Alkitab sebagai bacaan wajib bagi lima juta siswa sekolah negeri di negara bagian tersebut. Rencana itu memicu polemik mengenai pemisahan antara gereja dan negara.
Bacaan wajib itu, yang tidak akan diberlakukan hingga 2030, mencakup kisah tentang Adam dan Hawa serta kisah ketika Tuhan berbicara kepada Musa melalui semak yang menyala.
Para pengkritik mengatakan masuknya Alkitab ke dalam daftar bacaan wajib tersebut melanggar kebebasan beragama.
Dewan Pendidikan Negara Bagian Texas yang dikuasai Partai Republik menyetujui kebijakan itu dengan suara 9 berbanding 5. Sebanyak satu anggota Partai Republik bergabung dengan empat anggota Demokrat untuk menolaknya.
"Kami membawa kembali Alkitab ke sekolah-sekolah minggu ini untuk pertama kalinya dalam 60 tahun," kata Brandon Hall, anggota Partai Republik di dewan pendidikan, pekan ini.

Sumber gambar, REUTERS/Joel Angel Juarez
Para pendukung keputusan tersebut mengatakan anak-anak sekolah seharusnya mempelajari tradisi Yudeo-Kristen yang menurut mereka penting bagi berdirinya negara.
Daftar bacaan wajib ini untuk pertama kalinya menetapkan buku-buku yang harus dibaca siswa di seluruh Texas.
Daftar tersebut mencakup karya klasik sastra Inggris seperti Great Expectations karya Charles Dickens dan The Tragedy of Julius Caesar karya William Shakespeare.
Liputan mendalam BBC News Indonesia langsung di WhatsApp Anda.
Klik di sini
Akhir dari Whatsapp
Pidato Dr Martin Luther King Jr "I've Been to the Mountaintop" serta pidato penghormatan Margaret Thatcher untuk Presiden Ronald Reagan juga termasuk dalam daftar bacaan untuk para murid.
Namun, masuknya Alkitab ke dalam daftar bacaan wajib yang memicu penentangan keras dari kelompok pendidikan dan kebebasan sipil.
Para murid akan mempelajari bagian-bagian Alkitab, semisal tentang Yesus dalam Perjanjian Baru dan membaca Perumpamaan tentang Anak yang Hilang, sesuai kurikulum.
Felicia Martin, direktur eksekutif Texas Freedom Network, sebuah kelompok aktivis berhaluan kiri, mengatakan bahwa daftar bacaan tersebut "menempatkan Kekristenan di atas semua agama dan tradisi lainnya".
"[Daftar ini memiliki] pandangan dunia yang sangat berpusat pada Barat yang mengabaikan kontribusi dan sejarah orang kulit hitam, cokelat, masyarakat adat, serta agama dan tradisi lain yang penting untuk pemahaman keseluruhan sejarah kita."
Pihak lain juga menyampaikan kekhawatiran bahwa kebijakan ini berisiko melemahkan kemandirian guru dalam mengarahkan kelas mereka.
"Guru di Texas telah menyatakan kekhawatiran tentang panjangnya daftar tersebut dan potensi hilangnya otonomi guru dalam menentukan karya mana yang sesuai dan relevan untuk kelas mereka masing-masing," kata Clare Haefner dari Texas Classroom Teachers Association kepada BBC.
Meskipun persetujuan akhir dewan telah mengurangi daftar yang diwajibkan, asosiasi tersebut mengatakan daftar itu tetap terlalu membebani.
BBC telah menghubungi Dewan Pendidikan Negara Bagian Texas untuk meminta komentar.
Baca juga:
Keputusan Dewan Pendidikan tersebut merupakan contoh terbaru dari langkah kaum konservatif untuk memperkuat kehadiran agama Kristen dalam sistem pendidikan Texas.
Tahun lalu, negara bagian tersebut menjadi yang terbesar di AS yang mewajibkan ruang kelas menampilkan 10 Perintah Tuhan—yang diyakini sebagian umat Kristen ditetapkan Tuhan bagi manusia.
Pada bulan April, pengadilan banding federal menguatkan undang-undang yang mewajibkan penayangan tersebut di ruang kelas setelah adanya gugatan hukum.
Pada hari Jumat, Presiden Donald Trump mengklaim keberhasilan atas apa yang ia anggap sebagai penyebaran nilai-nilai agama di Amerika Serikat.
"Agama kembali hadir di negara kita, lebih besar dan lebih kuat daripada dalam bertahun-tahun lamanya," katanya dalam sebuah acara kebebasan beragama di Washington DC.































