Kapal Mutiara Sentosa 2 terbakar, ratusan orang dievakuasi – Apa yang diketahui sejauh ini?

Kapal Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur, Minggu (02/08).

Sumber gambar, ANTARA FOTO

Keterangan gambar, Kapal Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur, Minggu (02/08).
Telah diterbitkan
Waktu membaca: 4 menit

Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 yang mengangkut 271 penumpang dan awak kapal dilaporkan terbakar pada Minggu pagi (02/08).

Kapal yang sedang berlayar dari Surabaya menuju Makassar itu mengalami insiden di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Hingga pukul 16.00 WIB, Minggu (02/08), Kantor SAR Surabaya melaporkan insiden itu menyebabkan lima orang meninggal dunia, 225 orang selamat, dan 41 orang masih dalam pencarian.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 111 korban selamat dan dua meninggal dunia dievakuasi melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (02/08) malam.

Sebelum turun dari kapal, tim kesehatan melakukan triase terhadap seluruh korban selamat dengan pemeriksaan kondisi fisik.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan, saat ini pemerintah fokus melakukan verifikasi dan pencocokan data antara manifest resmi perusahaan dengan jumlah korban yang berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal penolong.

"Semua kapal itu masuk ke sini, kita akan cocokkan dengan manifes dari perusahaan, apakah memang sudah semua terevakuasi atau masih ada yang belum terevakuasi, mungkin masih harus dilakukan pencarian," ujar Dudy.

Dudy menjelaskan, pendataan membutuhkan ketelitian ekstra karena beberapa kapal penolong masih dalam perjalanan dan terkendala sinyal komunikasi. Selain itu, terdapat proses pemindahan (transfer) korban antar-kapal di tengah laut.

Pemerintah, tambahnya, berjanji menuntaskan proses validasi data ini agar tidak ada perbedaan antara data administrasi dan fakta di lapangan.

Sejumlah petugas mengangkat kantong berisi jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II setibanya di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (03/08).

Sumber gambar, ANTARA FOTO

Keterangan gambar, Sejumlah petugas mengangkat kantong berisi jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II setibanya di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (03/08).

Sebelumnya, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Surabaya Didit Arie Ristandy melaporkan ada puluhan orang yang belum dievakuasi dari total 232 penumpang dan 39 ABK dalam kapal itu.

"Yang pasti sekarang sedang proses evakuasi dan terakhir kami dapat informasi kurang lebih tinggal 40 sampai 45 penumpang yang belum terevakuasi," kata Didit ke kumparan, Minggu (02/08).

Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 menggunakan pelampung dan berdesakan, usai kapalnya terbakar di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.

Sumber gambar, Detikcom/Dok Istimewa

Keterangan gambar, Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 menggunakan pelampung dan berdesakan, usai kapalnya terbakar di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.
Lewati Whatsapp dan lanjutkan membaca
Akun resmi kami di WhatsApp

Liputan mendalam BBC News Indonesia langsung di WhatsApp Anda.

Klik di sini

Akhir dari Whatsapp

Kantor SAR Surabaya menjelaskan bahwa informasi tentang kebakaran itu awalnya diterima oleh perusahaan pelayaran dari nakhoda sekitar pukul 06.00 WIB pagi, Minggu (02/08).

"Setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali," kata Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit dilansir dari Antara.

Lalu, lanjut Nanang, Kantor SAR Surabaya mendapatkan informasi pertama kebakaran itu pada pukul 08.24 WIB, dari Syahbandar Tanjung Perak.

Kantor SAR Surabaya lalu berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memastikan posisi terakhir kapal.

Sekitar pukul 09.45 WIB, petugas di Kapal Meratus Project 3 melaporkan KMP Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi.

Namun, Kapal Meratus Project 3 tidak dapat mendekat karena sedang mengangkut muatan yang mudah terbakar.

Mungkin Anda tertarik:

Saat laporan diterima, sebagian badan kapal telah terbakar. Dan, para penumpang bertahan di anjungan dan haluan sambil menunggu pertolongan.

Namun, sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang memutuskan melompat ke laut demi menyelamatkan diri.

"Beberapa penumpang melompat ke laut dan dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor. Di sekitar lokasi, ada 4 kapal yang merapat," demikian kata Nanang dalam laporan Kantor SAR Surabaya.

Kantor SAR Surabaya memperkirakan butuh waktu sekitar enam jam untuk mencapai titik kejadian menggunakan Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi.

KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.

Sumber gambar, Detikcom/Dok. Istimewa

Keterangan gambar, KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.

Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, mengaku fokus melakukan evakuasi seluruh penumpang dan awak kapal itu.

"Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud dalam keterangan tertulis.

Masyhud mengatakan, Ditjen Perhubungan Laut melalui Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) mengerahkan kapal patroli KN Grantin P.211 menuju lokasi kejadian, sementara Distrik Navigasi menyiapkan Kapal Negara (KN) Masalembo guna mendukung operasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

Hingga laporan terakhir, proses evakuasi terhadap penumpang masih berlangsung.

Berita ini akan terus diperbaharui.