Induk orang utan dan bayinya terjebak karhutla di Kalimantan Tengah
Induk orang utan dan bayinya bertahan di atas pohon di tengah lahan yang terbakar di Sampit, Kalimantan Tengah.
Mereka adalah Raya, orang utan betina berusia sekitar 20 tahun, dan Rayu, anak orang utan berusia satu tahun.
Penyelamatan dilakukan oleh BKSDA Kalteng bersama Orangutan Foundation International pada Rabu (02/09).
Kepala Pos Sampit, BKSDA Kalteng, Muriansyah, yang menjadi bagian dari tim penyelamatan mengatakan, penyelamatan dilakukan dengan hati-hati agar anak orang utan tidak terluka.
Tim penyelamat juga harus ekstra hati-hati karena lokasi penyelamatan itu adalah lahan gambut yang masih terbakar di bagian dalam dan mengeluarkan asap.
"Mereka tidak tahu ke mana harus pergi. Mereka tidak bisa meminta tolong. Dan ketika hutan tempat mereka hidup mulai terbakar, mereka harus menghadapi ancaman yang tidak pernah mereka ciptakan," tulis BKSDA Kalteng di akun Instagramnya.
Video editor: Lesthia Kertopati






