MBG sistem prasmanan mulai diuji di sekolah, apakah lebih aman?

Keterangan video,
MBG sistem prasmanan mulai diuji di sekolah, apakah lebih aman?
Telah diterbitkan

SDIT Al Kamilah di Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai menerima MBG prasmanan pada Selasa (05/10).

Lima murid mendapat giliran bertugas untuk membantu membagikan makanan kepada teman-temannya.

Menurut Kepala Sekolah, Dyah Kurniastutiy, respons murid terhadap sistem baru tersebut sangat positif.

Namun di balik antusiasme tersebut, pihak sekolah juga melihat konsekuensi praktis yang perlu dipertimbangkan jika sistem diterapkan lebih luas.

Dyah mengatakan pembagian MBG dalam ompreng biasanya memerlukan waktu sekitar 10 menit.

Dengan sistem prasmanan, waktu yang dibutuhkan meningkat karena siswa harus mengantre dan mengambil makanan secara bergantian.

BGN mengatakan model tersebut dapat diperluas hingga 5.000 dapur sebelum akhir tahun apabila hasil evaluasinya dinilai positif.

Namun, apakah sistem ini bisa menghentikan kasus-kasus keracunan?

Video produksi: Oki Budhi, Kamal dan Yuli Saputra