Kesaksian korban banjir bandang di Solok: 'Hanya jari adik yang terpegang'

Keterangan video, Banjir bandang di Solok: 'Hanya jari adik yang terpegang'
Kesaksian korban banjir bandang di Solok: 'Hanya jari adik yang terpegang'
Telah diterbitkan

Affan Alqadri, salah satu korban selamat dari banjir bandang Solok, Sumatra Barat, menceritakan upaya dia dan adiknya, Daffi Arahman, bertahan di tengah hantaman gelombang air bah yang menyapu warung mereka pada Senin (21/09) malam.

Setelah berkali-kali diterjang gelombang banjir, Affan terpisah dengan Daffi.

Pada Selasa (22/09) siang, Affan mendapat kabar adiknya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 11 kilometer dari lokasi kejadian.

Sampai Rabu (23/09) pagi, BPBD Sumatra Barat mencatat satu orang meninggal dunia, satu orang hilang, dan lima orang luka-luka akibat banjir bandang.

Juru bicara kebencanaan, Ilham Wahab, mengatakan 36 jiwa mengungsi. Sebanyak 40 unit rumah warga dan 11 kantor pemerintahan rusak.